Di Depan Peserta Wisuda, Rektor UIN Makassar: Jadilah Sarjana Petarung
Rabu, 24 Apr 2024 08:27
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis. Foto: Istimewa
GOWA - Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis mengukuhkan 752 wisudawan dan wisudawati Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor angkatan 103.
Prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati dilakukan melalui Sidang Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Kampus II UIN Makassar, Romang Polong, Kabupaten Gowa, kemarin.
Prof Hamdan Juhannis dalam pidatonya menyampaikan dua pesan penting kepada wisudawan dan wisudawati. Pertama, mereka harus menjadi sarjana petarung.
“Jadilah sarjana petarung, sarjana ini menganggap kegagalan hanyalah sebuah tangga menuju kesuksesan,” pesan Prof Hamdan.
Menurut Prof Hamdan, sarjana tipe ini tidak selalu meyakini tidak ada pelaut yang andal tanpa pernah terhempas oleh ombak.
“Bagi sarjana petarung tidak ada pemanjat yang hebat tanpa pernah jatuh, tidak ada pengusaha dan pedagang sukses tanpa pernah ragu. Sekali lagi bertarunglah dalam kehidupan kalian,” tegasnya.
“Apalagi UIN Alauddin sudah mencontohkan institusi berani bertarung mengambil risiko dan akhirnya yang kita capai dengan akreditasi unggul,” tambahnya.
Pesan kedua, lanjut eks Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga ini, jadilah sarjana petualang.
“Sarjana petualang, sarjana yang berani berjalan dan bergerak pergi meninggalkan kampung halamannya. Semakin jauh kalian berjalan, kalian akan menemukan guru kehidupan yang lebih hebat dan kalian akan memiliki pengalaman hidup berwarna warni,” pungkasnya.
Prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati dilakukan melalui Sidang Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Kampus II UIN Makassar, Romang Polong, Kabupaten Gowa, kemarin.
Prof Hamdan Juhannis dalam pidatonya menyampaikan dua pesan penting kepada wisudawan dan wisudawati. Pertama, mereka harus menjadi sarjana petarung.
“Jadilah sarjana petarung, sarjana ini menganggap kegagalan hanyalah sebuah tangga menuju kesuksesan,” pesan Prof Hamdan.
Menurut Prof Hamdan, sarjana tipe ini tidak selalu meyakini tidak ada pelaut yang andal tanpa pernah terhempas oleh ombak.
“Bagi sarjana petarung tidak ada pemanjat yang hebat tanpa pernah jatuh, tidak ada pengusaha dan pedagang sukses tanpa pernah ragu. Sekali lagi bertarunglah dalam kehidupan kalian,” tegasnya.
“Apalagi UIN Alauddin sudah mencontohkan institusi berani bertarung mengambil risiko dan akhirnya yang kita capai dengan akreditasi unggul,” tambahnya.
Pesan kedua, lanjut eks Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga ini, jadilah sarjana petualang.
“Sarjana petualang, sarjana yang berani berjalan dan bergerak pergi meninggalkan kampung halamannya. Semakin jauh kalian berjalan, kalian akan menemukan guru kehidupan yang lebih hebat dan kalian akan memiliki pengalaman hidup berwarna warni,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin
UIN Alauddin Makassar memperkuat jejaring internasional dan dialog lintas agama melalui seminar internasional bertajuk Religion in Chinese Perspective.
Jum'at, 17 Apr 2026 23:43
Sulsel
UIN Alauddin Tuan Rumah Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin
Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) memasuki edisi kelima pada 2026. Tahun ini, UIN Alauddin Makassar dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Selasa, 14 Apr 2026 09:47
News
UIN Alauddin Masuk 3 Besar PTKI Terbaik Versi SCImago 2026
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Rabu, 08 Apr 2026 20:54
News
Lulus S3 di UIN Alauddin, Mahasiswi Brunei Sebut Pengalaman di Indonesia Tak Tergantikan
UIN Alauddin Makassar kembali mencatat capaian internasional melalui wisudawan program doktor (S3) asal Brunei Darussalam, Anisa binti Alamsyah. Ia mengikuti prosesi Wisuda Angkatan 117.
Sabtu, 04 Apr 2026 11:16
News
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Gowa, Kamis (2/4/2026). Salah satu yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Hj. Gustia Tahir, M.Ag.
Jum'at, 03 Apr 2026 10:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jangan Dihibahkan, GOR Nurtin Akib jadi Saksi Emas Kejayaan Sepak Takraw Selayar
2
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
3
International Lecturing FAI UMI Hadirkan Ulama dari Lebanon
4
Tindaklanjuti Atensi Sekjen, Andi Basmal Dorong Penguatan Layanan dan Komunikasi Publik
5
Pemkab Pangkep Libatkan KPPU untuk Mitigasi Pelanggaran Persaingan Usaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jangan Dihibahkan, GOR Nurtin Akib jadi Saksi Emas Kejayaan Sepak Takraw Selayar
2
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
3
International Lecturing FAI UMI Hadirkan Ulama dari Lebanon
4
Tindaklanjuti Atensi Sekjen, Andi Basmal Dorong Penguatan Layanan dan Komunikasi Publik
5
Pemkab Pangkep Libatkan KPPU untuk Mitigasi Pelanggaran Persaingan Usaha